Pemkot Jakarta Timur Berharap Panen 20 Ton Padi melalui Gerakan Tanam Serentak
Pemerintah Kota Jakarta Timur menetapkan target panen padi sebanyak 20 ton melalui pelaksanaan gerakan tanam serentak di berbagai lokasi. Diharapkan, capaian ini dapat terwujud melalui penanaman di 162 titik yang tersebar di 10 kecamatan.
Potensi Panen dari Kecamatan Cakung
Menurut Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto, wilayah Kecamatan Cakung menjadi salah satu yang memiliki potensi panen terbesar. Dengan luas lahan empat hektar, diperkirakan panen padi di Cakung bisa mencapai 20 ton.
Tidak hanya padi, gerakan tanam ini juga mencakup penanaman jagung dan sayuran. Dari sekitar 13.079 benih jagung yang ditanam, diharapkan bisa menghasilkan sekitar 1,2 ton jagung. Sementara itu, penanaman 19.500 benih sayuran diharapkan dapat menghasilkan sekitar 100 kilogram sayuran.
Bentuk Sinergi untuk Ketahanan Pangan
Taufik Yulianto menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Jakarta Timur, Sudin KPKP Jakarta Timur, Dinas KPKP DKI Jakarta, UPT Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman, serta PT East West Seed Indonesia atau Panah Merah. Gerakan tanam serentak ini lebih dari sekadar penanaman, tetapi juga langkah nyata untuk memperkuat ketahanan pangan dan menciptakan kemandirian pangan di Jakarta Timur.
Total luas lahan yang ditanami dalam gerakan serentak ini mencapai 4,7 hektare atau sekitar 47.277 meter persegi. Penanaman dilakukan di 162 titik yang tersebar di 10 kecamatan Jakarta Timur. Cakung menjadi kecamatan dengan lokasi penanaman terbanyak, yakni 24 lokasi dengan 96.920 benih.
Untuk mendukung keberhasilan gerakan tanam, Sudin KPKP Jakarta Timur menyediakan berbagai bantuan sarana produksi pertanian ke seluruh kecamatan, mulai dari benih hingga sarana perlindungan tanaman. Dukungan media tanam juga diberikan untuk memastikan penanaman berjalan lancar.
Melalui gerakan tanam serentak ini, diharapkan produktivitas pertanian perkotaan dapat terus meningkat, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif yang bermanfaat bagi masyarakat.


