Sunday, May 17, 2026
HomeFinansialKombinasi Kebijakan BI Cegah Rupiah Tidak Jatuh Lebih Dalam

Kombinasi Kebijakan BI Cegah Rupiah Tidak Jatuh Lebih Dalam

Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI, Teuku Riefky, menilai kebijakan Bank Indonesia (BI) yang diambil telah tepat untuk mencegah pelemahan rupiah yang lebih dalam di tengah tekanan akibat konflik di Timur Tengah. Menurut Riefky, BI terus memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah melalui intervensi di pasar domestik maupun luar negeri. Kebijakan penurunan threshold tunai beli valas dan pelonggaran transaksi NDF di offshore untuk dealer tertentu dinilai sebagai langkah tepat.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M. Rizal Taufikurahman, juga menilai kombinasi kebijakan BI yang diambil untuk menjaga nilai tukar rupiah sudah dalam jalur yang tepat. Meskipun demikian, ia mengingatkan bahwa stabilisasi nilai tukar rupiah tidak bisa hanya mengandalkan intervensi berkelanjutan karena berpotensi menggerus cadangan devisa negara.

Rizal juga menyoroti pentingnya kebijakan penurunan threshold pembelian valas sebagai upaya menekan permintaan dolar yang bersifat precautionary. Dia menyatakan bahwa kebijakan ini memberikan sinyal kepada pasar bahwa permintaan valas harus berdasarkan kebutuhan riil. Pelonggaran NDF offshore untuk dealer tertentu juga dinilai sebagai langkah taktis untuk mengurangi distorsi pasar. Namun, Rizal menekankan bahwa pengawasan yang ketat diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan kebijakan tersebut.

Selain itu, Rizal menyoroti upaya Bank Indonesia dalam menguatkan struktur bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk menarik investasi masuk ke dalam negeri. Meskipun demikian, ia mengingatkan bahwa langkah ini tidak bisa menjadi substitusi jangka panjang tanpa dukungan kredibilitas fiskal dan kebijakan yang kuat. Secara keseluruhan, Rizal menilai fundamental domestik relatif kuat namun rupiah tetap rentan terhadap tekanan global. Stabilitas nilai tukar rupiah saat ini lebih dipengaruhi oleh sentimen eksternal daripada faktor domestik semata.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler