Wednesday, August 19, 2026
HomeFinansialAirlangga Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I 2026 5,5%

Airlangga Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I 2026 5,5%

Pada kuartal pertama tahun 2026, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5,5 persen atau lebih. Beliau menyatakan keyakinan ini di kantor Kemenko Perekonomian Jakarta. Proyeksi tersebut tetap bergantung pada situasi global yang masih tidak pasti. Pemerintah akan terus menyesuaikan kebijakan ekonomi dengan situasi global, mengingat ketidakpastian yang masih ada.

Meski begitu, pemerintah tetap mempertahankan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen sebagaimana tertuang dalam APBN. Airlangga juga menjelaskan bahwa asumsi ini mempertimbangkan fluktuasi harga minyak dunia, yang saat ini berada di kisaran 76 dolar AS per barel. Diperkirakan setiap kenaikan harga minyak sebesar 1 dolar akan berdampak sekitar Rp6 triliun terhadap APBN.

Pada sisi lain, Airlangga juga menyoroti kontribusi kuat fundamental domestik dalam mendukung optimisme pertumbuhan ekonomi, khususnya dari konsumsi rumah tangga yang berkontribusi sekitar 54 persen terhadap PDB. Kinerja APBN hingga kuartal I 2026 menunjukkan tren positif dengan penerimaan pajak yang meningkat 14,3 persen menjadi sekitar Rp462,7 triliun. Sektor manufaktur juga masih dalam fase ekspansi.

Selain itu, pemerintah tetap komitmen untuk menjaga disiplin fiskal dengan mempertahankan rasio utang di level 40 persen terhadap PDB, di bawah batas maksimal undang-undang. Rencananya, defisit anggaran pun tetap akan terjaga di kisaran 3 persen hingga akhir tahun. Pemerintah juga terus mempersiapkan kebijakan strategis, seperti implementasi program biodiesel B50 yang dijadwalkan berlaku mulai 1 Juli 2026, dengan perkiraan penghematan anggaran hingga Rp48 triliun.

Dengan berbagai langkah ini, pemerintah berharap mampu menjaga momentum pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang terus berubah. Pelbagai tantangan masih dihadapi, namun upaya untuk memperkuat ekonomi nasional terus dilakukan demi mencapai hasil yang diharapkan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler