Thursday, October 8, 2026
HomeFinansialStabilitas Lebih Penting: BI Fokus pada Stabilitas Ekonomi

Stabilitas Lebih Penting: BI Fokus pada Stabilitas Ekonomi

Bank Indonesia (BI) mengumumkan keputusan untuk mempertahankan BI-Rate dalam rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Selasa. Keputusan ini diambil sebagai langkah untuk menguatkan stabilitas nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya risiko global dan tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan bahwa dampak perang di Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang membuat BI memutuskan untuk tetap mempertahankan BI-Rate tanpa menyebutkan kemungkinan penurunan suku bunga. Keputusan ini juga merupakan upaya untuk memperkuat stabilisasi rupiah melalui intervensi dan cadangan devisa yang cukup. Perry juga menegaskan bahwa BI akan terus mengoptimalkan suku bunga dan intervensi ke depan sesuai dengan perkembangan dinamika ekonomi yang ada. Langkah tambahan yang diambil BI untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah termasuk penguatan operasi moneter dan kebijakan lalu lintas devisa. Keputusan untuk mempertahankan BI-Rate pada level 4,75 persen juga bertujuan untuk menjaga target inflasi 2026-2027 dan stabilitas ekonomi nasional. Meskipun sebelumnya BI sempat mempertimbangkan penurunan BI-Rate, ketegangan di Timur Tengah memberikan tekanan tambahan terhadap kondisi ekonomi global. Pelemahan nilai tukar rupiah dan keluarnya investasi portofolio menjadi dampak dari ketidakpastian pasar keuangan global. Meskipun demikian, posisi cadangan devisa Indonesia tetap sehat pada akhir Februari 2026, mencapai 151,9 miliar dolar AS. Dengan langkah-langkah yang diambil, BI bertujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global yang diakibatkan oleh perang di Timur Tengah.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler