Dalam menghadapi arus mudik Lebaran, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yaitu Anggoro Eko Cahyo optimis bahwa aktivitas mudik akan mendorong peningkatan belanja masyarakat di wilayah luar Jakarta. Dia menunjukkan bahwa arus mudik ini akan mendorong masyarakat yang berada di kota untuk membelanjakan uangnya di daerah masing-masing, yang pada akhirnya akan menguntungkan pertumbuhan ekonomi setempat. Selain itu, penyaluran pembiayaan perseroan selama Januari-Februari 2026 juga tercatat positif, mengindikasikan bahwa optimisme terhadap peningkatan belanja masyarakat selama libur Lebaran cukup berdasar. BSI fokus pada pembiayaan segmen konsumer, dengan proporsi mencapai 46 persen pada kuartal IV 2025. Anggoro menyampaikan bahwa kinerja pembiayaan selama dua bulan pertama tahun 2026 masih sesuai dengan rencana perusahaan. Meskipun ada kecenderungan masyarakat untuk menyimpan Tunjangan Hari Raya (THR), Antgoro menilai bahwa antusiasme masyarakat dalam berbelanja masih akan tetap tinggi menghadapi hari raya besar keagamaan sebagaimana Idul Fitri. Ia juga menyoroti bahwa pengetahuan masyarakat mengenai keuangan semakin baik, menunjukkan bahwa mereka semakin bijak dalam pengelolaan sumber daya keuangan yang dimiliki. Tutur Anggoro, sinyal baik bagi masyarakat adalah pemahaman yang semakin meningkat akan pentingnya menabung. Dalam konteks ini, BSI optimis bahwa peningkatan pemahaman finansial masyarakat akan berdampak positif pada ekonomi setempat.


