Friday, October 16, 2026
HomeFinansialVolume Transaksi Pembayaran Digital Tumbuh 40,35% Menurut Gubernur BI

Volume Transaksi Pembayaran Digital Tumbuh 40,35% Menurut Gubernur BI

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo melaporkan pertumbuhan signifikan volume transaksi pembayaran digital sebesar 40,35 persen year-on-year (yoy) pada bulan Februari 2026. Total volume transaksi digital mencapai 4,67 miliar transaksi, didorong oleh perluasan akseptasi pembayaran digital. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers pasca Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI secara virtual di Jakarta. Pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap tinggi, didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal.

Peningkatan volume transaksi terutama terjadi melalui aplikasi mobile dan internet yang tumbuh sebesar 9,49 persen (yoy) dan 22,16 persen (yoy) sesuai dengan data yang disampaikan. Terdapat juga peningkatan yang signifikan dalam transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang mencapai pertumbuhan 133,2 persen (yoy). Hal ini sejalan dengan pertumbuhan jumlah pengguna dan pedagang di sektor pembayaran digital.

Dari segi infrastruktur, volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 434 juta transaksi dengan pertumbuhan sebesar 31,49 persen (yoy) pada bulan Februari 2026. Sementara itu, transaksi dengan nilai besar yang diproses melalui Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) mencapai 0,76 juta transaksi, meskipun melambat 5,33 persen (yoy). Namun, nilai transaksi BI-RTGS tetap tumbuh 9,19 persen (yoy) menjadi Rp16.105 triliun.

Warjiyo juga menyampaikan bahwa Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) tumbuh sebesar 15,78 persen (yoy) mencapai Rp1.287 triliun pada bulan Februari 2026. Data ini mencerminkan perkembangan positif dalam sektor pembayaran digital di Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler