Friday, October 16, 2026
HomeFinansialPenyintas Tetap Akses Layanan Perbankan dari Rumah: Solusi Pasca Bencana

Penyintas Tetap Akses Layanan Perbankan dari Rumah: Solusi Pasca Bencana

Seorang penyintas bencana banjir bandang di Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, bernama Joris, tidak menyerah meski rumahnya hancur terkena banjir. Joris sebagai agen BRILink, memutuskan untuk tetap membuka layanan perbankan dengan memanfaatkan bagian belakang rumah yang tersisa setelah bencana. Meskipun ruko tempat usahanya luluh lantak, Joris berhasil mengalihkan aktivitas layanannya ke kamar belakang yang masih dapat digunakan.

Dengan keterbatasan yang dimilikinya, Joris mengubah jendela kamar menjadi loket transaksi sederhana. Mesin electronic data capture (EDC) dan perangkat lainnya diletakkan di depan jendela, sedangkan voucher internet disusun rapi di ruang tersebut. Meskipun mendapatkan bantuan perangkat perbankan dari bank, Joris masih belum memiliki modal cukup untuk membangun kembali rukonya yang hancur akibat banjir.

Beroperasi kembali memerlukan dana yang signifikan, sehingga Joris memutuskan untuk meminjam uang dari temannya sebesar Rp60 juta dengan menjaminkan mobil pribadinya. Meskipun jumlah transaksi menurun setelah bencana, sejumlah warga masih setia menggunakan layanan perbankan yang ditawarkan oleh Joris. Meski menghadapi berbagai kendala, semangat Joris untuk membantu masyarakat tetap terjaga.

Bencana banjir bandang yang melanda Agam pada November 2025 menyebabkan kerugian besar, termasuk hilangnya nyawa 165 orang. Palembayan menjadi daerah yang paling terdampak, dengan 136 korban meninggal dunia. Meskipun mengalami kesulitan, Joris dan warga lainnya tetap berusaha bangkit dan menjaga perekonomian lokal. Upaya mereka untuk pulih dari bencana merupakan contoh semangat dan ketahanan yang patut diapresiasi.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler