Polda Metro Jaya merespons aksi seorang mahasiswa yang melakukan pencoretan terhadap kain penutup kepala (jilbab) Polwan saat kegiatan penyampaian pendapat di kawasan Mabes Polri. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto, kain penutup kepala yang digunakan personel Polwan adalah bagian dari kelengkapan berpakaian dan memiliki fungsi sebagai penutup aurat, sehingga seharusnya tidak dijadikan sarana ekspresi provokatif. Ia juga mengimbau agar penyampaian pendapat dilakukan dengan lebih beradab, tanpa merendahkan martabat atau memancing emosi. Polri menghormati hak warga untuk menyampaikan pendapat, namun pelaksanaannya harus tetap tertib, santun, dan beretika. Perihal tindakan mahasiswa yang memaki-maki anggota Polri serta mencoret kain penutup kepala Polwan, Budi menilai hal tersebut sebagai pembelajaran bahwa kesabaran dapat menjaga situasi aman, kondusif, dan terkendali.
Polda Metro Jaya telah mengerahkan 3.992 personel untuk mengamankan kegiatan unjuk rasa di depan Mabes Polri. Penjelasan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa personel tersebut dikerahkan untuk memastikan unjuk rasa berlangsung tertib dan menjaga kondusivitas, terutama selama bulan Ramadhan. Sebelumnya, di media sosial Instagram beredar postingan mengenai demonstrasi terkait kematian siswa madrasah yang akan digelar di Mabes Polri. Dalam video yang beredar, seorang mahasiswi terlihat mengambil kain penutup kepala dari personel Polwan, menuliskan sesuatu, dan melakukan dokumentasi.
Meskipun terjadi insiden provokatif tersebut, Polda Metro Jaya memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan unjuk rasa yang aman, tertib, dan damai pada Jumat 27 Februari. Budi Hermanto juga menegaskan bahwa pihak kepolisian selalu melayani kegiatan penyampaian pendapat secara humanis, namun cara menyampaikan aspirasi harus tetap menjaga etika dan menghormati pihak lain. Kehadiran personel polri di lapangan bertujuan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib dan kondusif, serta untuk menjaga situasi agar tetap aman dan terkendali.


