Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) telah memastikan bahwa semua komoditas pangan yang dijual di pasar tradisional dan modern aman untuk dikonsumsi setelah dicek oleh petugas. Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Pusat, Penty Yunesi Pudyastuti, mengatakan bahwa pihaknya telah mengambil 11 sampel di lima pasar modern dan tradisional. Monitoring ketahanan pangan dan stabilitas harga dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah di pasar-pasar tersebut.
Pasar tradisional dan modern yang menjalani pengawasan antara lain Hari Hari Pasar Swalayan, Hypermart Gajah Mada, Petojo Ilir, Petojo Enclek, dan Cideng Thomas. Seluruh produk pertanian dan peternakan yang dijual oleh para pedagang di pasar-pasar tersebut dinyatakan aman untuk dikonsumsi warga. Sudin KPKP Jakpus memeriksa sembilan produk pertanian termasuk sayuran, buah-buahan, daging ayam, dan sapi, dan semuanya dinyatakan aman.
Selain itu, pemantauan stok ketersediaan dan stabilitas harga di pasar juga dilakukan oleh Sudin KPKP Jakpus. Beberapa komoditas seperti cabai dan bawang mengalami kenaikan harga yang signifikan, namun harga daging ayam dan sapi cenderung stabil. Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia mencatat harga berbagai komoditas pangan seperti bawang merah, cabai rawit, bawang putih, dan beras dalam rentang harga tertentu per kilogramnya.
Keseluruhan, langkah-langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan komoditas pangan yang aman dan terjangkau bagi masyarakat, terutama menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri. Dengan keterlibatan Sudin KPKP Jakpus dalam memastikan ketersediaan dan kualitas pangan, diharapkan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.







