Monday, April 20, 2026
HomeLintas KotaRevitalisasi Puskesmas di Jakarta: Langkah Pemulihan Kesehatan yang Menjanjikan

Revitalisasi Puskesmas di Jakarta: Langkah Pemulihan Kesehatan yang Menjanjikan

Revitalisasi gedung puskesmas di Jakarta menjadi hal yang mendesak mengingat banyaknya fasilitas kesehatan yang dibangun sejak tahun 1990-an. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan pentingnya merevitalisasi puskesmas agar mampu melayani masyarakat dengan lebih optimal. Contohnya, puskesmas pembantu di wilayah Kamal, Jakarta, telah masuk dalam daftar revitalisasi karena lokasinya yang berada di tengah pasar dan populasi masyarakat yang terus bertambah.

Revitalisasi puskesmas merupakan wujud keseriusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan kesehatan warga. Sebagai contoh, Puskesmas Pancoran di Jakarta Selatan menjadi standar baik dalam hal gedung dan tenaga medis. Dengan luas lahan 849 m2 dan bangunan lima lantai, pembangunan Puskesmas Pancoran dimulai pada Mei 2024 dan diharapkan selesai pada Desember 2024.

Rano menyoroti pentingnya puskesmas bukan hanya sebagai tempat pengobatan, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan promosi kesehatan masyarakat. Saat menyongsong 500 tahun kota Jakarta, ia menekankan pentingnya gaya hidup sehat sebagai bagian dari budaya sehari-hari. Adanya fasilitas modern dan tenaga kesehatan profesional di Puskesmas diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, serta pusat edukasi dan promosi kesehatan bagi warga.

Rano juga mendorong Dinas Kesehatan untuk menambahkan cat warna hijau pada ornamen khas Betawi, gigi balang di depan Puskesmas Pancoran, sebagai bentuk identitas lokal yang semakin meresap dalam pembangunan fasilitas kesehatan di Jakarta. Dengan adanya revitalisasi puskesmas dan kesadaran akan pentingnya kesehatan sebagai hak dasar, diharapkan masyarakat Jakarta dapat terus meningkatkan kualitas hidup melalui akses layanan kesehatan yang semakin baik.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler