Thursday, October 8, 2026
HomeHumanioraHari Lansia Internasional 1 Oktober: Tema, Sejarah, dan Tujuan

Hari Lansia Internasional 1 Oktober: Tema, Sejarah, dan Tujuan

Setiap 1 Oktober, dunia memperingati Hari Lansia Internasional atau International Day of Older Persons. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa bertambahnya usia harapan hidup perlu diikuti dengan penyesuaian sistem kesehatan, perlindungan sosial, pekerjaan, perumahan, serta lingkungan yang mendukung kehidupan orang lanjut usia.

Pada 2026, peringatan tersebut mengusung tema “The Age of Longevity: Rethinking Systems for Longer Lives” atau “Era Harapan Hidup yang Tinggi: Merancang Ulang Sistem untuk Usia yang Lebih Panjang.” Tema ini menyoroti perubahan demografi global yang ditandai oleh semakin besarnya jumlah penduduk berusia lanjut.

Berawal dari agenda PBB tentang penuaan

Hari Lansia Internasional ditetapkan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi 45/106 pada 14 Desember 1990. Tanggal 1 Oktober kemudian mulai diperingati secara global pada 1991.

Penetapan itu merupakan bagian dari rangkaian agenda internasional mengenai penuaan penduduk. Pada 1982, PBB menyelenggarakan World Assembly on Ageing yang menghasilkan Vienna International Plan of Action on Ageing. Dokumen tersebut menjadi salah satu dasar bagi upaya internasional dalam menghadapi perubahan komposisi penduduk dan kebutuhan masyarakat lanjut usia.

Pada 1991, PBB juga mengadopsi United Nations Principles for Older Persons. Prinsip-prinsip itu mencakup kemandirian, partisipasi, perawatan, pemenuhan diri, dan martabat orang lanjut usia.

Agenda tersebut kemudian dikembangkan melalui Second World Assembly on Ageing pada 2002 yang menghasilkan Madrid International Plan of Action on Ageing. Kerangka ini dirancang untuk merespons peluang dan tantangan penuaan penduduk pada abad ke-21 serta mendorong terbentuknya masyarakat yang mampu mengakomodasi semua kelompok usia.

Jumlah lansia dunia terus bertambah

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas mencapai sekitar 1 miliar pada 2020. Angka tersebut diproyeksikan meningkat menjadi 1,4 miliar pada 2030 dan 2,1 miliar pada 2050.

Proporsi penduduk dunia berusia 60 tahun ke atas juga diperkirakan naik dari 12 persen pada 2015 menjadi 22 persen pada 2050. Dalam pesan Hari Lansia Internasional 2026, jumlah tersebut disebut akan setara dengan sekitar 20 persen populasi dunia.

Perubahan struktur usia itu berdampak pada berbagai bidang, termasuk layanan kesehatan, perlindungan sosial, kesempatan kerja, perumahan, dan kehidupan bermasyarakat. Karena itu, peringatan tahun ini menekankan perlunya merancang ulang sistem agar mampu menopang kehidupan yang lebih panjang.

Menjamin kesehatan, keamanan, dan martabat

Tujuan Hari Lansia Internasional bukan hanya meningkatkan perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan, tetapi juga mendorong perlindungan hak serta kesempatan bagi lansia untuk tetap berpartisipasi dalam keluarga dan masyarakat.

Isu yang menjadi perhatian meliputi akses terhadap layanan kesehatan, perlindungan sosial, tempat tinggal, pekerjaan, pendidikan sepanjang hayat, serta perlindungan dari diskriminasi berdasarkan usia. Kemampuan lansia untuk tetap mandiri juga dipengaruhi lingkungan tempat tinggal, dukungan keluarga dan masyarakat, serta akses terhadap layanan kesehatan.

Upaya itu sejalan dengan agenda Decade of Healthy Ageing 2021–2030, yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup lansia, keluarga, dan komunitas. Agendanya mencakup perubahan cara pandang terhadap usia dan ageism, pembangunan komunitas yang mendukung kemampuan lansia, layanan kesehatan terpadu berbasis kebutuhan individu, serta perluasan akses terhadap perawatan jangka panjang.

Perlindungan juga diperlukan untuk mencegah kekerasan. WHO memperkirakan sekitar satu dari enam orang berusia 60 tahun ke atas mengalami kekerasan setiap tahun di lingkungan komunitas. Bentuknya dapat berupa kekerasan fisik, seksual, psikologis, emosional, finansial, penelantaran, hingga tindakan yang merendahkan martabat.

Melalui tema 2026, umur panjang diharapkan tidak sekadar berarti bertambahnya usia, tetapi juga kehidupan yang dijalani dengan kesehatan, kemandirian, keamanan, dan martabat.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler