Thursday, October 15, 2026
HomeBursaRevisi Target IPO BEI 2026: Strategi Menghadapi Volatilitas Pasar

Revisi Target IPO BEI 2026: Strategi Menghadapi Volatilitas Pasar

BEI Pertimbangkan Revisi Target IPO Seiring Volatilitas Pasar di Tahun 2026

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang mempertimbangkan untuk merevisi target jumlah perusahaan yang akan menggelar Initial Public Offering (IPO) pada tahun 2026. Hal ini terkait dengan tingginya volatilitas pasar akibat sentimen baik dari dalam negeri maupun global.

Optimisme BEI di Tengah Tantangan

Saat ini, BEI menargetkan sebanyak 50 perusahaan yang akan melangsungkan IPO sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026. Namun, hingga saat ini baru enam perusahaan yang resmi terdaftar di pasar modal domestik.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, menyampaikan bahwa belum ada keputusan final terkait revisi target IPO tersebut. Meskipun demikian, BEI tetap optimis bahwa pasar modal Indonesia akan mencapai kinerja terbaiknya sepanjang tahun 2026.

“Apakah kita akan revise atau engga, itu masih jadi bahan pembahasan kita juga. Kalau kita berjuang, kalau kita bisa dapat trust secepat mungkin, kondisi juga membaik, geopolitik, dan segala macamnya support, rasa-rasanya kita harus melihat ke depan, betul-betul optimis kan,” ujar Saidu.

Perkembangan IPO di Pasar Modal Indonesia

Hingga 9 Juli 2026, enam perusahaan telah resmi melangsungkan IPO di pasar modal Indonesia dengan total dana yang terhimpun mencapai Rp1,73 triliun. Sedangkan pada Jumat, 10 Juli, satu perusahaan lagi akan melakukan IPO dengan target pendanaan sebesar Rp429,25 miliar.

Di antrean IPO, masih terdapat enam perusahaan yang terdiri dari berbagai skala aset. Hal ini mencakup tiga perusahaan beraset besar, satu perusahaan beraset menengah, dan dua perusahaan beraset kecil.

Saat ini, total perusahaan yang tercatat di pasar modal Indonesia mencapai 962 perusahaan, dan diharapkan dapat meningkat menjadi lebih dari 1.100 perusahaan pada tahun 2030.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler