Friday, October 16, 2026
HomeFinansialOJK Beri Izin 8 BPR Gabung ke BPR Pusaka Dana: Apa Dampaknya?

OJK Beri Izin 8 BPR Gabung ke BPR Pusaka Dana: Apa Dampaknya?

OJK Berikan Izin Penggabungan Delapan BPR ke BPR Pusaka Dana di Tangerang Selatan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan izin penggabungan delapan bank perekonomian rakyat (BPR) ke dalam PT BPR Pusaka Dana yang berlokasi di Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Penggabungan ini merupakan bagian dari agenda konsolidasi industri keuangan.

Langkah Strategis Menuju Ketahanan Industri BPR

Kedelapan BPR yang digabungkan adalah PT BPR Lambang Ganda, PT BPR Tutur Ganda, PT BPR Sungkunandhana, PT BPR Persada Ganda, PT BPR Ihuthan Ganda, PT BPR Sapadhana, PT BPR Padat Ganda, dan PT BPR Ulintha Ganda. Langkah ini merupakan implementasi ketentuan POJK Nomor 7 Tahun 2024 dan strategis untuk memperkuat ketahanan industri BPR melalui konsolidasi kelembagaan.

Kepala OJK Provinsi Banten, Adi Dharma, menjelaskan bahwa penggabungan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas permodalan, memperluas jaringan layanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat daya saing bank hasil penggabungan dalam memberikan layanan berkualitas kepada masyarakat dan pelaku usaha, terutama dalam sektor UMKM.

Peningkatan Jangkauan Layanan

Dengan penggabungan ini, PT BPR Pusaka Dana akan memiliki jaringan operasional yang lebih luas dengan kantor yang tersebar di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan jangkauan layanan kepada masyarakat serta memperkuat kontribusi BPR dalam mendorong inklusi keuangan di berbagai daerah.

Izin penggabungan tersebut diterbitkan melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK. Seluruh aset, kewajiban, hak, dan kegiatan usaha BPR yang bergabung kini menjadi tanggung jawab PT BPR Pusaka Dana. OJK juga memberikan persetujuan atas perubahan status jaringan kantor dari seluruh BPR yang terlibat.

Adi menekankan pentingnya integrasi yang efektif pasca penggabungan untuk menciptakan BPR yang lebih sehat, kuat, efisien, dan berdaya saing. OJK akan terus melakukan pengawasan guna memastikan tujuan konsolidasi tercapai optimal.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler