Menteri Keuangan Pastikan Program Prioritas Tidak Membekukan Fiskal
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjamin bahwa program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak akan memberikan tekanan berlebihan terhadap situasi fiskal nasional.
Fleksibilitas Program
Purbaya menyatakan bahwa program-program tersebut dirancang dengan fleksibelitas yang memungkinkan penyesuaian sesuai dengan kondisi ekonomi dan keuangan yang ada. Ia menegaskan bahwa tidak perlu khawatir terhadap kondisi fiskal, karena semua program dapat diatur dan dikendalikan sesuai kebutuhan.
“Tadinya anggapannya MBG enggak fleksibel, yang lain enggak fleksibel. Saya kasih ke S&P, yang ini bisa di-adjust, yang ini bisa di-adjust. Jadi enggak usah takut tentang kondisi fiskal kita. Semuanya bisa kita lihat, kita bisa atur, kita bisa kendalikan,” ucap Purbaya.
Pendapat Lembaga Internasional
Purbaya juga menyebutkan bahwa lembaga pemeringkat internasional seperti S&P Global tidak melihat program-program tersebut sebagai masalah fundamental dalam fiskal. Perhatian yang lebih banyak muncul dari persepsi dan sentimen pasar.
“Waktu saya ketemu S&P terakhir, dia tidak meributkan itu sebetulnya. Cuma dia meributkan sentimen, mempertanyakan atau mengkhawatirkan sentimen negatif yang ada di market, itu saja. Tapi kalau fondasinya, enggak ada masalah,” ujar Purbaya.
Purbaya meyakinkan bahwa pemerintah tetap dapat menjaga defisit anggaran dalam batas yang aman meskipun menjalankan berbagai program prioritas. Dengan program-program tersebut, defisit anggaran bisa tetap terkendali di angka 2-3 persen, bahkan dalam situasi darurat seperti kenaikan harga minyak dunia.
Copyright © ANTARA 2026


