Monday, May 18, 2026
HomeBisnisPotensi Transaksi Florikultura RI Rp17 Miliar di Korea

Potensi Transaksi Florikultura RI Rp17 Miliar di Korea

Florikultura Indonesia Memiliki Potensi Transaksi Menjanjikan di Korea Selatan

Produk florikultura Indonesia mendapat sambutan hangat di Korea Selatan dengan pencapaian potensi transaksi mencapai 1,1 juta dolar AS atau setara Rp17,05 miliar selama pameran International Horticulture Goyang Korea di Goyang, Korea Selatan.

Indonesia Trade Promotion Center Busan Berperan Penting

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran Kementerian Perdagangan melalui Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Busan. Dengan penghadirannya, sebelas petani florikultura Indonesia dari Asosiasi Bunga Indonesia (ASBINDO) berhasil memamerkan berbagai produk budidaya seperti bunga sedap malam, krisan, dan mawar. Tak hanya itu, tanaman endemik Indonesia juga turut dipertontonkan.

Tidak hanya memamerkan produk, KBRI Seoul dan ITPC Busan juga turut mendampingi pelaku usaha Indonesia dalam menjajaki kerja sama bisnis dengan importir Korea Selatan. Hal ini mengindikasikan bahwa potensi perdagangan antara kedua negara masih terbuka lebar.

Tanaman Hias Indonesia Digemari di Korea Selatan

Dengan meningkatnya minat masyarakat Korea Selatan dalam gaya hidup berkebun, ekspor produk hortikultura Indonesia, terutama tanaman hias, semakin terbuka lebar. Istilah “pet-plant” yang populer di Korea Selatan menunjukkan bahwa tanaman dianggap sebagai pendamping emosional oleh masyarakat setempat.

Indonesia memiliki varietas bunga tropis dan tanaman hias eksotis yang sulit ditemukan di negara empat musim seperti Korea Selatan. Hal ini menjadikan produk florikultura Indonesia pilihan utama bagi kolektor tanaman di Korea Selatan.

Dengan pencapaian positif ini, diharapkan kolaborasi antara Indonesia dan Korea Selatan dalam bidang florikultura terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi kedua negara.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler