Monday, May 18, 2026
HomeBisnisINAPLAS: Diversifikasi Feedstock Untuk Kemandirian Petrokimia RI

INAPLAS: Diversifikasi Feedstock Untuk Kemandirian Petrokimia RI

INAPLAS Dorong Industri Petrokimia Indonesia Menuju Kemandirian

Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia (INAPLAS) mendorong kemandirian industri petrokimia nasional melalui strategi diversifikasi bahan baku di tengah tekanan global yang terus berlangsung.

Langkah Strategis untuk Keberlanjutan Industri

Ketua Umum INAPLAS, Suhat Miyarso, menegaskan bahwa langkah diversifikasi menjadi kunci bagi industri agar tetap bertahan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan baku utama seperti nafta. Menurutnya, krisis yang terjadi dipicu oleh dinamika geopolitik global yang memberikan tekanan terhadap industri plastik dan petrokimia.

Wakil Ketua Umum INAPLAS, Edi Rivai, menambahkan bahwa tekanan terhadap industri petrokimia bukan hanya bersifat jangka pendek, melainkan telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir pascapandemi COVID-19. Kondisi overcapacity global, terutama dari kawasan Timur Tengah dan China, juga menjadi faktor utama yang menekan pasar.

Upaya Diversifikasi Bahan Baku

Untuk menghadapi kondisi tersebut, industri petrokimia berupaya untuk melakukan reposisi strategi dengan mengoptimalkan alternatif bahan baku seperti LPG dan kondensat, meskipun penggunaan nafta masih mendominasi. Penggunaan LPG sebagai bahan campuran dengan porsi tertentu telah dilakukan untuk meningkatkan efisiensi biaya.

INAPLAS juga mendorong pemerintah untuk memperluas sumber bahan baku dengan memanfaatkan methanol, batu bara, gas, hingga bio-feedstock sebagai langkah strategis jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan industri petrokimia.

Tantangan dan Optimisme Ke Depan

Tekanan impor dan praktik dumping menjadi tantangan serius bagi industri domestik. INAPLAS mengajukan instrumen trade remedies berupa anti-dumping dan safeguard untuk memperkuat industri petrokimia dalam menghadapi persaingan global. Meski demikian, kebijakan pembebasan bea masuk untuk LPG dinilai sebagai langkah positif dalam mendukung diversifikasi bahan baku.

INAPLAS optimistis bahwa kondisi industri petrokimia akan membaik dalam beberapa bulan mendatang seiring mulai terlihatnya tanda-tanda pemulihan suplai bahan baku.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler