Selama seminggu terakhir, wilayah DKI Jakarta diselimuti dengan serangkaian kejadian kriminal yang menarik perhatian publik. Mulai dari penangkapan empat pelaku pencurian dengan modus ganjal ATM yang berhasil merampok uang sebesar Rp274 juta di kawasan Cipayung, hingga kasus ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait pembelian buku.
Kasus pertama melibatkan Polres Metro Jakarta Timur yang berhasil menangkap empat pelaku pencurian dengan modus ganjal ATM di Cipayung, Jakarta Timur. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Bayu Kurniawan, menyampaikan bahwa keempat pelaku memiliki peran masing-masing dalam kejahatan tersebut.
Sementara itu, ahli digital forensik, Rismon Hasiholan Sianipar dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh seorang pria bernama Irwan Arya terkait dugaan penipuan dalam pembelian buku. Irwan Arya mengungkapkan kekecewaannya karena merasa tertipu setelah membeli buku secara besar-besaran namun belum mendapatkan barang sesuai pesanan.
Kemudian, Polres Metro Jakarta Pusat sedang menyelidiki kasus kematian seorang PRT yang terjun dari lantai 4 sebuah rumah kos di kawasan Bendungan Hilir. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menyebutkan bahwa informasi awal menunjukkan bahwa korban melompat karena merasa tidak betah.
Di sisi lain, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat memvonis Ammar Zoni dengan hukuman penjara tujuh tahun dan denda Rp1 miliar karena terbukti mengedarkan narkotika di Rutan Salemba. Seperti dijelaskan Ketua Majelis Hakim PN Jakarta Pusat, Dwi Elyarahma Sulistiyowati dalam sidang pembacaan putusan perkara.
Terakhir, Polda Metro Jaya memfokuskan analisis barang bukti terkait laporan APAM terhadap Ade Armando dan Permadi Arya terkait dugaan penghasutan dan provokasi. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa barang bukti akan dianalisis dengan seksama menggunakan lab digital forensik yang terpercaya.


