Monday, May 11, 2026
HomeLenggang JakartaBalai Budaya Condet: Wadah Penting Lestarikan Tradisi DKI

Balai Budaya Condet: Wadah Penting Lestarikan Tradisi DKI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki gedung Balai Budaya Condet yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang untuk menciptakan kesenian dan melestarikan tradisi. Kepala Unit Pengelola Gedung Pertunjukan Seni Budaya Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Rinaldi, menekankan pentingnya ruang pertunjukan dalam menjaga keberlanjutan kota bagi seniman. Balai Budaya Condet didirikan sekitar tahun 1990 dan dulunya dikenal sebagai Laboratorium Tari dan Karawitan Condet. Gedung ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pertunjukan seperti amfiteater, aula, ruang tunggu pemain, dan toilet.

Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam berkegiatan seni budaya. Selain itu, gedung tersebut juga dapat digunakan oleh pihak lain untuk penyelenggaraan pertunjukan seni budaya melalui skema pemanfaatan aset Pemprov DKI Jakarta. Baru-baru ini, Balai Budaya Condet menjadi tempat disertasikan seni tari “Ampu Empuan” karya Lydia Devi Nurshanti. Pertunjukan ini mengangkat budaya Betawi dan peran ganda perempuan Betawi, memperkuat identitas Balai Budaya Condet sebagai tempat para seniman berkarya dan melestarikan tradisi.

Octavianus Cahyono Prianto dari Program Studi Pascasarjana ISI Yogyakarta menilai bahwa Balai Budaya Condet memiliki peran penting sebagai laboratorium tari, terutama dalam mengenalkan budaya daerah yang semakin tergerus. Octavianus menyoroti keunikannya, terutama karena letaknya yang dekat dengan masyarakat dan fasilitas yang memudahkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan seni budaya. Dia berharap Balai Budaya Condet mampu membangkitkan minat masyarakat untuk melestarikan budaya di masa depan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler