Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) serta pembangunan infrastruktur di Kalimantan. AHY menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan nasional, khususnya di Kalimantan yang memiliki potensi sumber daya alam besar. Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk akademisi, sangat dibutuhkan. Kampus memiliki peran penting sebagai sumber riset dan inovasi dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi.
Kemenko Infra mengedepankan pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, serta komunitas dalam merumuskan dan menjalankan kebijakan pembangunan. Pendekatan ini memastikan kebijakan lebih tepat sasaran sekaligus berdampak nyata bagi masyarakat. AHY menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus berorientasi pada hasil dan dampak, bukan sekadar proyek fisik. Ia menekankan pentingnya outcome dan impact dalam membangun infrastruktur yang berkontribusi langsung pada kesejahteraan masyarakat, laurannya, dan membuka lapangan kerja.
Menko IPK juga memberikan penilaian terhadap Kalimantan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru nasional karena memiliki potensi sumber daya alam dan pengembangan wilayah strategis di Kalimantan Timur. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan, di mana konsep prosperity dan sustainability harus berjalan beriringan dalam setiap kebijakan pembangunan.
AHY juga menegaskan komitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dan perguruan tinggi lainnya. ITK memiliki peran yang strategis sebagai pusat pengembangan teknologi di Kalimantan dan diharapkan dapat menjadi motor penggerak kemajuan melalui riset dan inovasi. Proses kolaborasi ini diharapkan dapat memajukan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan.


