Pasar modal Indonesia, dalam rangka kegiatan corporate social responsibility (CSR), memberikan bantuan untuk pembangunan jembatan di Kampung Cikotak, Desa Cibojong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Hal ini dilakukan oleh lembaga Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur KPEI dan Ketua HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia, Antonius Herman Azwar, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut sangat penting untuk memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat dalam berbagai aktivitas sosial, ekonomi, serta pendidikan di wilayah tersebut. Diharapkan dengan bantuan ini, infrastruktur yang lebih aman dan memadai dapat diciptakan, sehingga memberikan dampak positif terhadap akses layanan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.
Pasar modal Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Sahabat Pedalaman untuk membangun jembatan beton yang kokoh dengan kualitas konstruksi dan fondasi yang lebih baik. Pembangunan jembatan yang lebih tahan lama diharapkan bisa memberikan akses yang aman dan berkelanjutan bagi hampir 15.000 jiwa di Kampung Cikotak. Selain itu, juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transportasi, perekonomian lokal, dan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.
Antonius menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Kepala Desa Cibojong dihadiri oleh beberapa pihak terkait, seperti Kepala Eksekutif Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Pjs Direktur Utama BEI, Direktur Utama KPEI, Direktur Utama KSEI, Bupati Serang, Perwakilan Provinsi Banten, serta Direktur Yayasan Sahabat Pedalaman. Semua pihak berharap bantuan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat infrastruktur, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.


