Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat di Cikampek, Jawa Barat, untuk tidak melakukan panic buying terkait dengan bahan bakar minyak (BBM). Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menegaskan bahwa Pertamina telah memastikan pasokan BBM jauh hari sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah efek negatif dari adanya panic buying di masyarakat.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, juga menegaskan bahwa stok BBM selalu tersedia di seluruh wilayah Indonesia. Produksi dan distribusi BBM terus berjalan sesuai dengan standar stok operasional yang ditetapkan pemerintah. Pasokan BBM bersifat dinamis karena setiap hari ada distribusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik dari produksi dalam negeri maupun impor dari negara lain seperti Malaysia dan Singapura.
Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah berencana meningkatkan kapasitas penyimpanan BBM dengan membangun infrastruktur baru yang mampu menampung stok BBM setidaknya untuk tiga bulan. Langkah ini diambil sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan ketersediaan BBM di tanah air. Semua upaya dilakukan untuk menjaga kestabilan pasokan BBM dan menghindari panic buying yang tidak perlu.


