Polisi sedang melakukan upaya untuk mengidentifikasi perempuan yang diduga mencuri uang takziah di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur dengan bantuan sketsa wajah. Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati, Fadoli, mengatakan bahwa proses identifikasi masih berlangsung dan penyidik menggunakan sketsa wajah sebagai dasar dari keterangan saksi di lokasi kejadian. Hingga saat ini, pelaku belum berhasil diamankan dan polisi terus melakukan penelusuran untuk mengungkap identitas perempuan tersebut. Meskipun demikian, proses ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut dan informasi yang diterima sebelumnya ternyata tidak sesuai dengan fakta yang ada.
Dari informasi sementara, pelaku diduga berasal dari Palembang namun hal ini masih perlu dipastikan lebih lanjut. Jumlah uang takziah yang dicuri juga belum dapat dipastikan karena amplop sumbangan tersebut belum dibuka dan dihitung oleh pihak keluarga. Polisi juga mengungkap bahwa pelaku telah melakukan tindakan serupa sebelumnya di dua tempat yang berbeda dengan modus yang sama, yaitu dengan berpura-pura melayat. Pola yang digunakan oleh pelaku ini telah terjadi sebanyak tiga kali dan identik dengan dua kasus sebelumnya.
Sementara itu, penyidik terus mengumpulkan bukti tambahan termasuk rekaman CCTV dan keterangan saksi dari tiga lokasi kejadian yang berbeda. Kejadian tersebut menjadi viral di media sosial Instagram dan menunjukkan pelaku melarikan diri setelah mencuri uang takziah di rumah duka. Pola yang digunakan pelaku adalah menyasar rumah duka dalam situasi berkabung dan memanfaatkannya untuk melancarkan tindakan kejahatannya. Polisi berharap dapat segera mengungkap identitas perempuan tersebut dan menyelesaikan kasus ini dengan adil dan tegas.


