Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan ketersediaan stok untuk memenuhi kebutuhan energi, terutama menjelang Idul Fitri. Menurut Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan dan stok masih aman meskipun adanya dinamika konflik di Timur Tengah akibat perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran.
Dalam situasi di mana harga minyak dunia tengah naik secara signifikan, Kementerian ESDM memberikan jaminan bahwa harga BBM bersubsidi seperti Pertalite tetap stabil. Meskipun harga minyak dunia mengalami lonjakan, dengan Brent naik 4,93 persen dan US WTI melonjak 8,51 persen, pemerintah tetap memastikan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan berubah.
Kementerian ESDM juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan menghindari panic buying serta penimbunan BBM. Langkah-langkah telah diambil untuk memastikan distribusi BBM ke berbagai daerah berjalan lancar guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara juga memastikan bahwa pasokan BBM dan LPG cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Aceh hingga Idul Fitri.
Pertamina telah melakukan berbagai upaya penguatan layanan dan antisipasi dalam menghadapi potensi peningkatan konsumsi energi selama periode tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan penyaluran energi kepada masyarakat dapat berjalan lancar, aman, dan terukur. Dengan demikian, pemerintah dan Pertamina telah bersiap untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat, dengan menjamin harga stabil dan stok yang mencukupi menjelang Idul Fitri.


