Harga Cabai Naik Jelang Idul Fitri karena Peningkatan Permintaan dan Cuaca
Menjelang Idul Fitri, permintaan masyarakat terhadap cabai meningkat. Kenaikan harga tersebut dipicu oleh faktor permintaan yang tinggi dan kondisi cuaca yang mempengaruhi produksi. Menurut Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri, pemantauan langsung di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, menunjukkan bahwa harga minyak goreng stabil namun harga cabai rawit merah mengalami lonjakan yang signifikan. Kondisi cuaca yang sering hujan mempengaruhi pasokan cabai, sehingga harga naik hingga sekitar Rp100.000 per kilogram.
Selain cabai, harga komoditas lain seperti cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, dan beras cenderung stabil. Meskipun demikian, harga daging sapi dan ayam ras juga mengalami kenaikan. Meskipun terjadi kenaikan harga cabai, harga bahan pokok secara umum masih stabil dan cukup hingga Idul Fitri. Pemerintah memastikan akan terus memantau harga melalui sistem SP2KP dan berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menjaga stabilitas pasokan.
Setelah pemantauan harga, Wamendag juga memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang berisi beras dan minyak goreng dibagikan kepada warga sebagai langkah mendukung mereka menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri. Melalui langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap dapat mengendalikan harga pangan dan menjaga stabilitas pasokan bahan pokok.


