PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan target penambahan investor syariah aktif sebanyak 50.000 Single Investor Identification (SID) pada tahun 2026, melonjak dari target sebelumnya 13.500 SID tahun sebelumnya. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdalloh, dalam acara Edukasi Pasar Modal Syariah di Jakarta. Pada Desember 2025, jumlah keseluruhan investor syariah di pasar modal Indonesia mencapai 217.157 SID, meningkat dari tahun sebelumnya. Sedangkan jumlah investor syariah aktif tercatat 43.135 SID per Desember 2025, yang juga mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini turut mendorong nilai transaksi investor syariah menjadi Rp11,2 triliun pada tahun yang sama. Volume transaksi investor syariah mencapai 30,6 miliar saham dengan frekuensi transaksi 2,7 juta kali per Desember 2025. Selain itu, jumlah saham syariah tercatat 672 saham, menunjukkan dominasi saham syariah di pasar modal Indonesia. Kapitalisasi pasar saham syariah juga mengalami peningkatan menjadi Rp8,97 triliun pada Desember 2025. Kerjasama yang kuat antara BEI dan investor syariah menjadi kunci pertumbuhan yang signifikan dalam pasar modal syariah Indonesia.


