Wednesday, August 19, 2026
HomeBursaIHSG Diprediksi Naik: Kekhawatiran Disrupsi AI Global

IHSG Diprediksi Naik: Kekhawatiran Disrupsi AI Global

Pada hari Kamis, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi akan mengalami kenaikan atau penguatan. Hal ini disebabkan oleh meredanya kekhawatiran terhadap disrupsi Artificial Intelligence (AI) di tingkat global. IHSG dibuka dengan kenaikan 29,13 poin atau 0,35 persen mencapai posisi 8.351,36, sementara indeks LQ45 naik 2,55 poin atau 0,30 persen ke posisi 845,62.

Menurut Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, saham-saham di Amerika Serikat (AS) mengalami rally dan penguatan terutama pada sektor teknologi setelah laporan kinerja positif dari Nvidia. Kekhawatiran terhadap disrupsi AI mereda setelah berbagai kesepakatan dan ekspansi kemitraan dilakukan oleh perusahaan teknologi besar.

Di sisi lain, terdapat beberapa risiko jangka panjang yang tetap menjadi perhatian pelaku pasar, termasuk kebijakan tarif AS terhadap beberapa produk impor. Namun, adanya kesepakatan tarif antara Indonesia dan AS membuka peluang kerja sama yang berpotensi mempercepat pertumbuhan sektor hulu-hilir mineral kritis.

Seiring dengan dinamika pasar global, bursa saham di Eropa dan AS juga mengalami kenaikan pada perdagangan sebelumnya. Selain itu, bursa saham regional Asia pada pagi itu menunjukkan beberapa pergerakan, dengan Nikkei menguat dan indeks Shanghai melemah.

Terdapat berbagai faktor geopolitik dan ekonomi global yang turut mempengaruhi pergerakan pasar saham, namun melalui analisis yang cermat, investor dapat memperhitungkan berbagai risiko tersebut dalam pengambilan keputusan investasi. Keterbacaan pasar saham baik secara global maupun regional menjadi penting untuk dipahami agar dapat mengambil tindakan yang tepat dalam mengelola portofolio investasi.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler