Wednesday, September 9, 2026
HomeFinansialProgram Penukaran Uang Rusak di Aceh: BSI Bantu Penyintas Banjir

Program Penukaran Uang Rusak di Aceh: BSI Bantu Penyintas Banjir

Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) membantu penyintas banjir di Aceh dengan memfasilitasi layanan penukaran uang tidak layak edar (UTLE) atau uang rusak. Langkah ini diambil untuk membantu masyarakat dalam mengatasi dampak banjir yang mereka alami dan juga sebagai cara untuk mengembalikan hak finansial mereka. Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyampaikan rasa empati atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh. Ia juga mencermati usaha masyarakat dalam mengeringkan uang tunai yang rusak akibat terkena air dan lumpur.

BSI membuka fasilitas penukaran uang rusak di seluruh outlet BSI Aceh sebagai bentuk layanan yang sepenuh hati. Proses penukaran dilakukan dengan transparan sesuai dengan regulasi Bank Indonesia, termasuk verifikasi fisik dan pencatatan identitas. Anggoro juga mengajak nasabah untuk menggunakan layanan e-channel yang tersedia agar dapat mengoptimalkan transaksi tanpa harus ke kantor cabang, hal ini bertujuan untuk menghemat waktu dan meningkatkan kenyamanan nasabah.

Setelah banjir melanda Aceh, BSI memastikan seluruh layanan perbankan telah kembali beroperasi normal dengan 145 outlet yang telah pulih. Dalam dua pekan setelah musibah banjir, BSI melakukan pemulihan yang masif mulai dari pembersihan lumpur di kantor cabang hingga penyaluran bantuan logistik. Selain itu, BSI juga membantu dalam pembangunan hunian sementara di bawah koordinasi Danantara Indonesia. Semua upaya ini dilakukan untuk membantu masyarakat Aceh pulih dari dampak banjir yang mereka alami.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler