Tuesday, September 15, 2026
HomeFinansialAnalisis Penyusutan APBN 2025: Defisit Membesar ke 2,92%

Analisis Penyusutan APBN 2025: Defisit Membesar ke 2,92%

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan bahwa realisasi sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 mencatat defisit sebesar Rp695,1 triliun atau 2,92 persen dari produk domestik bruto (PDB) per 31 Desember 2025. Meskipun defisit tersebut melebihi target awal 2,53 persen pada APBN 2025 dan proyeksi laporan semester sebesar 2,78 persen, namun masih di bawah ambang batas defisit yang ditetapkan oleh undang-undang yaitu 3 persen.

Pada sisi pendapatan negara, realisasi sementara mencapai Rp2.756,3 triliun atau 91,7 persen dari target APBN 2025 sebesar Rp3.005,1 triliun. Penerimaan perpajakan tercatat sebesar Rp2.217,9 triliun atau setara dengan 89 persen dari target Rp2.490,9 triliun. Sementara itu, dari belanja negara, realisasi sementara sebesar Rp3.451,4 triliun atau 95,3 persen dari target Rp3.621,3 triliun.

Menteri Keuangan juga menjelaskan bahwa dalam situasi di mana ekonomi mengalami penurunan, pemerintah harus menurunkan stimulus perekonomian untuk menjaga pertumbuhan ekonomi berkelanjutan tanpa membebani APBN. Realisasi keseimbangan primer mencatat defisit yang lebih besar dari target, sementara realisasi pembiayaan anggaran mencapai Rp744 triliun dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (SILPA) sebesar Rp48,9 triliun. Pra-pra.

Imamatul Silfia

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler