Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) telah mengumumkan kerja sama strategis dengan Basel Agency for Sustainable Energy (BASE) untuk meningkatkan pembiayaan proyek efisiensi energi di Indonesia. Wakil Direktur Utama BSI, Bob T Ananta, menyatakan komitmen perusahaan untuk menerapkan prinsip environmental, social, and governance (ESG) dalam operasional bisnis serta berkontribusi pada pembiayaan berkelanjutan. Kerja sama ini juga bertujuan untuk memperluas pembiayaan proyek efisiensi energi di Indonesia melalui model de-risking yang menggabungkan kontrak standar, validasi teknis independen, dan asuransi performa (surety bond).
Proyek efisiensi energi akan dilaksanakan melalui model Energy Savings Insurance (ESI) yang dapat menjadi acuan untuk pengembangan produk pembiayaan hijau atau efisiensi energi lainnya. Bob juga menambahkan harapannya bahwa inisiasi Energy Savings Insurance (ESI) ini dapat membantu Indonesia dalam mengimplementasikan transisi ekonomi rendah karbon dan mencapai target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2060. Nota Kesepahaman (MoU) antara BSI dan BASE menandai awal dari kolaborasi untuk mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon dalam program UK Partnering for Accelerated Climate Transitions (UK PACT).
Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan memberikan dukungan yang kuat dalam upaya mencapai target keberlanjutan. MoU ini juga menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung tujuan Indonesia dalam mengurangi emisi karbon dan mempercepat transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan. Kedua belah pihak berkomitmen untuk bekerja sama secara berkesinambungan demi kemajuan lingkungan dan masyarakat Indonesia.


