Monday, April 13, 2026
HomeFinansialPenyaluran Kredit di Bali Berkembang 6,82% di Semester I 2025

Penyaluran Kredit di Bali Berkembang 6,82% di Semester I 2025

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran kredit perbankan di Provinsi Bali selama semester pertama tahun 2025 mencapai Rp115,82 triliun, mengalami pertumbuhan sebesar 6,82 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kristrianti Puji Rahayu, Kepala OJK Bali, menyatakan bahwa kinerja intermediasi perbankan, baik dari bank umum maupun BPR, menunjukkan keberlangsungan yang solid di Bali. Lebih dari separuh kredit perbankan di Bali disalurkan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), melebihi rata-rata nasional baik dari segi jumlah maupun pertumbuhan kredit.

Meskipun demikian, penyaluran kredit di Bali masih didominasi oleh sektor konsumtif tidak berhubungan dengan sektor usaha hingga 33,64 persen. Sementara itu, sektor perdagangan besar dan eceran merupakan sektor usaha yang menerima porsi kredit terbesar yaitu 28,06 persen. Kualitas kredit perbankan di Bali tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) sebesar 3,08 persen, menurun dari angka sebelumnya yaitu 3,32 persen.

Laju pertumbuhan penyaluran dana pihak ketiga (DPK) perbankan di Bali pada semester pertama 2025 mencapai Rp200,25 triliun, mengalami peningkatan sebesar 9,90 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Penurunan rasio kredit terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR) menjadi 57,84 persen pada periode tersebut, di bawah angka ideal yang berada pada rentang 78 persen hingga 92 persen. Meskipun demikian, regulasi keuangan menilai fungsi intermediasi tetap positif dan terencana untuk mendorong kinerja intermediasi dengan menjaga keseimbangan dalam pertumbuhan pembiayaan dan likuiditas. Penyaluran kredit di Bali tetap pada jalur yang positif, menunjukkan bahwa sektor keuangan di Bali terus berkembang secara berkelanjutan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler