Tuesday, March 10, 2026
HomeFinansialSurplus Neraca Perdagangan Juni 2025: Penguat Ketahanan Eksternal

Surplus Neraca Perdagangan Juni 2025: Penguat Ketahanan Eksternal

Bank Indonesia (BI) menyambut baik surplus neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2025 yang dianggap positif untuk mendukung ketahanan eksternal perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2025 mencatat surplus sebesar 4,10 miliar dolar Amerika Serikat (AS), yang mengikuti surplus pada Mei 2025 sebesar 4,30 miliar dolar AS. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan bahwa bank sentral akan terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas lain untuk meningkatkan ketahanan eksternal dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Surplus neraca perdagangan saat ini terutama berasal dari surplus neraca perdagangan nonmigas yang terus berada pada level yang baik. Neraca perdagangan nonmigas pada Juni 2025 mencatat surplus sebesar 5,21 miliar dolar AS, seiring dengan kuatnya ekspor nonmigas sebesar 22,33 miliar dolar AS. Kinerja positif ekspor nonmigas didukung oleh ekspor berbasis sumber daya alam dan produk manufaktur.

Ekspor nonmigas Indonesia ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan India tetap menjadi kontributor utama ekspor. Sementara itu, defisit neraca perdagangan migas menurun menjadi 1,11 miliar dolar AS pada Juni 2025 karena penurunan impor migas yang lebih besar daripada penurunan ekspor migas. Bank Indonesia optimis dengan kinerja positif ekspor Indonesia sebagai hasil dari kesepakatan tarif AS. Melalui upaya sinergis antara bank sentral, pemerintah, dan otoritas lain, diharapkan ekspor Indonesia terus meningkat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler