Friday, December 5, 2025
HomeFinansialBNI Perketat Kredit Valas Demi Kinerja Stabil di Tengah Fluktuasi Rupiah

BNI Perketat Kredit Valas Demi Kinerja Stabil di Tengah Fluktuasi Rupiah

Bank Negara Indonesia (BNI) meningkatkan kehati-hatian dalam penyaluran kredit valuta asing untuk menjaga kinerja perusahaan di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah. BNI secara berkala menerapkan manajemen risiko yang ketat, termasuk melakukan stress test terhadap kondisi makro ekonomi untuk mengantisipasi dampak terhadap kualitas aset. Pengetatan kredit valas dilakukan dengan memprioritaskan pemberian kredit kepada debitur yang memiliki natural hedge dalam bisnis mereka. Likuiditas dalam mata uang dolar AS masih memadai, dengan BNI menjaga kecukupan likuiditas di atas rasio yang ditetapkan oleh regulator. Rasio Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) valas BNI masing-masing tercatat tinggi di atas batas minimum yang ditetapkan. Selain itu, posisi alat likuid dalam bentuk dolar AS juga dijaga pada level yang lebih tinggi dari risk appetite internal bank. Dengan pengelolaan risiko yang disiplin dan posisi likuiditas yang kuat, BNI yakin dapat menjaga stabilitas kinerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Penguatan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh ekspektasi resesi AS mereda, yang diiringi pengumuman Presiden AS terkait penangguhan pemberlakuan kebijakan tarif selama 90 hari bagi 75 negara lain. Hal ini memberikan dampak positif pada kurs rupiah.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler