Bank Sumut memperkuat fundamental bisnis dengan meningkatkan kinerja keuangan dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi daerah. Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2024 PT Bank Sumut. Para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar 85 persen, sedangkan sisanya dialokasikan sebagai cadangan umum BUMD yang dimiliki oleh Pemprov Sumut. Selain itu, RUPS juga menyetujui pembayaran tantiem bagi pengurus sebesar 7,5 persen dari laba bersih tahun buku 2024.
Pada tahun 2024, Bank Sumut mencatat laba bersih sebesar Rp740,72 miliar dengan pertumbuhan kredit dan pembiayaan sebesar 9 persen. Dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun mencapai Rp35,93 triliun dengan total aset mencapai Rp45,44 triliun. RUPS juga menyetujui laporan tahunan dan penghargaan untuk CSR sebesar Rp22 miliar yang harus direalisasikan hingga 31 Desember 2025.
Selain itu, RUPS memberikan kewenangan kepada dewan komisaris untuk penerbitan saham yang sudah disetor penuh oleh pemegang saham. Di samping itu, persetujuan juga diberikan untuk aksi pemulihan PT Bank Sumut sesuai dengan ketentuan POJK Nomor 5 Tahun 2024. Bank Sumut juga merencanakan penerbitan obligasi senior pada tahun 2025 dengan nilai maksimal Rp1 triliun.
Pada kesempatan tersebut, RUPS juga menerbitkan izin prinsip bagi manajemen Bank Sumut untuk melaksanakan aksi korporasi melalui private placement Saham Seri B. Terakhir, RUPS menyetujui pembatalan pengangkatan dan penetapan beberapa komisaris nonindependen PT Bank Sumut. Bank Sumut berkomitmen untuk terus memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan kinerja keuangan, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi daerah.


