Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Noor Achmad, mengungkapkan bahwa perluasan kerja sama pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan Bank BCA menunjukkan inklusivitas Baznas dalam berkolaborasi dengan berbagai lembaga, baik konvensional maupun syariah. Sebelumnya, pembayaran ZIS telah dapat dilakukan melalui virtual account BCA dan transfer melalui aplikasi BCA Mobile, dan saat ini Baznas dan BCA memperkenalkan kanal pembayaran ZIS melalui aplikasi myBCA.
Noor Achmad menegaskan bahwa Baznas adalah lembaga yang inklusif dan mengumpulkan dana ZIS dari berbagai sumber, termasuk dana CSR. Tidak hanya dalam pengumpulan, Baznas juga menerapkan inklusivitas dalam penyaluran ZIS kepada pihak yang membutuhkan tanpa memandang latar belakang suku, bangsa, agama, atau ras. Melalui program ini, Baznas membangun rumah layak huni di Papua dan memberikan bantuan di Nusa Tenggara Timur yang mayoritas penerima manfaatnya non-Muslim.
BCA kini menduduki peringkat ketiga sebagai bank terfavorit bagi para pemberi zakat, infak, dan sedekah untuk menyalurkan donasi mereka. Direktur BCA, John Kosasih, menyatakan komitmen BCA dalam mendukung gerakan “Cahaya Zakat: Keajaiban Bagi Muzakki dan Mustahik” yang diinisiasi oleh Baznas. Melalui layanan pembayaran ZIS yang disediakan oleh BCA, diharapkan dana yang terkumpul dapat membantu meningkatkan kesejahteraan sosial, mengurangi kesenjangan, dan memberdayakan masyarakat.
BCA terus memperluas layanan tersebut dengan memasukkan opsi pembayaran ZIS melalui Baznas dalam fitur “Bayar dan Isi Ulang” di aplikasi myBCA. Ini diharapkan dapat membuat pengumpulan ZIS lebih efisien, transparan, dan mudah dilakukan. Dampak positifnya adalah optimalisasi pengumpulan dana sosial keagamaan yang dapat terwujud dengan baik.


