Partisipasi Perempuan di Pasar Modal Indonesia: Kesetaraan dan Inklusivitas
Kesetaraan di pasar modal memiliki peranan penting dalam menciptakan ekosistem yang mendukung perempuan untuk berkembang. Vera Ongyono, Plt Direktur Utama PT BNI Sekuritas, menyoroti pentingnya keterlibatan perempuan dalam industri pasar modal Indonesia. Pihaknya berkomitmen untuk menciptakan peluang yang setara bagi perempuan, mulai dari level investor hingga pemimpin, guna membangun pasar modal Indonesia yang inklusif dan mendukung kesetaraan gender.
Peningkatan peran perempuan di pasar modal terkait dengan pengalaman mereka dalam mengelola berbagai tanggung jawab, baik di rumah tangga maupun sektor lainnya. Perempuan juga banyak yang terlibat dalam pengelolaan keuangan keluarga, sehingga berkontribusi dalam investasi menjadi langkah yang wajar bagi mereka.
Data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan peningkatan jumlah investor di pasar modal Indonesia, dengan investor perempuan menyumbang signifikan terhadap total aset. Selain itu, perempuan juga berperan penting dalam investasi surat berharga negara (SBN) ritel, dengan kontribusi yang stabil sejak dutirunya e-SBN pada 2018.
BNI Sekuritas sendiri telah memastikan kesempatan yang sama bagi perempuan dalam berkontribusi di pasar modal, dengan persentase pegawai yang seimbang antara laki-laki dan perempuan. Perusahaan menggarisbawahi pentingnya keberagaman di tempat kerja dan dukungan terhadap partisipasi lebih banyak perempuan di pasar modal, demi menciptakan lingkungan yang berkelanjutan.
Melalui komitmen dan upaya bersama, pasar modal Indonesia semakin inklusif, mendukung kesetaraan gender, dan memberikan peluang bagi perempuan untuk berkembang dalam industri ini. Hal ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan perusahaan, tetapi juga pada perekonomian secara keseluruhan.








