Tuesday, January 13, 2026
HomeBursaGuru Besar UI Kritik Peringkat Goldman Sachs: Dampak Buruk di Pasar

Guru Besar UI Kritik Peringkat Goldman Sachs: Dampak Buruk di Pasar

Dalam jangka pendek, prospek pasar saham dan obligasi Indonesia setelah pemangkasan rating oleh Goldman Sachs kurang baik. Guru Besar Keuangan dan Pasar Modal Universitas Indonesia (UI) Budi Frensidy mengungkapkan bahwa pemangkasan rating tersebut akan berdampak negatif dalam jangka pendek. Goldman Sachs memotong peringkat saham Indonesia dari overweight menjadi market weight dan menyesuaikan peringkat untuk surat utang negara (SUN) tenor 10 tahun hingga 20 tahun menjadi netral. Para analis Goldman Sachs mengkhawatirkan kondisi ekonomi Indonesia setelah berbagai langkah pemerintah, seperti realokasi anggaran dan pembentukan dana kekayaan negara, yang dikhawatirkan akan memperburuk defisit. Selain itu, Morgan Stanley juga memangkas peringkat saham Indonesia dari equal weight menjadi underweight karena momentum penurunan imbal hasil atau return on equity (ROE) Indonesia. Hal ini terutama terjadi akibat lingkungan pertumbuhan sektor domestik yang memburuk, termasuk penurunan laba perusahaan dan likuiditas sistem perbankan yang lebih ketat. Penurunan peringkat saham dan obligasi Indonesia juga diperkirakan akan berlanjut, mengikuti penilaian serupa dari lembaga lain seperti MSCI Indonesia. Strategist Goldman Sachs, Timotius Moe, menggarisbawahi penundaan anggaran bulanan Indonesia pada Januari yang membuat investor bertanya-tanya tentang kondisi keuangan pemerintah di bawah kebijakan Prabowo. Oleh karena itu, pemangku kebijakan diminta untuk lebih berhati-hati dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler