Thursday, October 8, 2026
HomeLenggang JakartaBrimob Polda Metro Bersiap Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau

Brimob Polda Metro Bersiap Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau

Brimob Polda Metro Jaya Bersiap Hadapi Bahaya Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jakarta – Dalam upaya mencegah dampak buruk dari sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Metro Jaya telah mengambil langkah proaktif dengan mendisinfeksi sejumlah ruas jalan di Jakarta, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Bekasi menggunakan Armored Water Cannon (AWC), Minggu kemarin.

Penanganan Preventif Brimob Polda Metro Jaya

Dalam keterangan resminya, Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto menjelaskan bahwa operasi preventif ini melibatkan personel dari berbagai batalyon. Di Jakarta, penyemprotan air dilakukan di sepanjang jalan dari kawasan Patung Kuda hingga Bundaran Hotel Indonesia, sedangkan di Tangerang Selatan dan Kabupaten Bekasi, fokusnya adalah pada jalur-jalur strategis yang potensial terdampak abu vulkanik.

Selain menyemprotkan air, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat setempat untuk menggunakan masker, menjaga kesehatan, dan mengikuti arahan pemerintah. Adapun pengendara kendaraan bermotor diminta untuk mengurangi kecepatan saat melintasi ruas jalan yang terkena dampak abu demi keselamatan bersama.

Armada AWC Berkapasitas Besar

Armada kendaraan taktis Armored Water Cannon yang digunakan memiliki kapasitas besar, yakni 6.000 liter air. Penyemprotan ini bertujuan untuk menjaga agar abu vulkanik tidak mudah terbawa angin dan mengganggu aktivitas di sekitar. Langkah ini diambil untuk menghindari terganggunya jarak pandang dan kelancaran mobilitas kendaraan di area yang terkena dampak.

Hingga saat ini, Polda Metro Jaya terus memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau dengan cermat. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan hanya mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Di samping itu, aparat kepolisian tetap siaga dan siap untuk memberikan bantuan serta perlindungan kepada masyarakat dalam menghadapi potensi bahaya erupsi vulkanik.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler