Lada Putih Kepulauan Bangka Belitung Melangkah ke Pasar Ekspor
Pangkalpinang (ANTARA) – Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Republik Indonesia melepas 8,2 ton lada putih atau Muntok White Pepper Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tujuan Belanda, guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan petani lada putih di daerah ini.
Potensi Besar Lada Putih
Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menyatakan bahwa lada putih ini memiliki potensi yang sangat besar dan berpeluang untuk terus dikembangkan sebagai komoditas unggulan berorientasi ekspor. Hal ini menandai langkah penting dalam mengangkat pertanian dan perkebunan lada putih di Bangka Belitung ke tingkat internasional.
Pelepasan ekspor biji lada putih ini senilai Rp1,21 miliar, tujuan Belanda, dan akan diekspor melalui Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Meskipun proses ekspor dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok, bahan baku lada putih berasal dari Kepulauan Bangka Belitung, menunjukkan potensi besar dari sektor pertanian dan perkebunan dalam daerah tersebut.
Pengembangan Ekspor Lada Putih
PT Cinquer Agro Nusantara (CAN) bertindak sebagai operator holding UMKM klaster perkebunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan mengoperasikan lahan seluas 1.000 hektare dan bermitra dengan 1.300 petani lada putih. Kapasitas produksi mencapai 500 ton lada putih per tahun, menunjukkan potensi yang luar biasa dalam pengembangan ekspor komoditas perkebunan tersebut.
Kolaborasi antara Kementerian UMKM dan Badan Karantina Indonesia (Barantin) turut membantu dalam meningkatkan komoditas unggulan di daerah ini, menjadikan ekspor lada putih sebagai langkah strategis dalam memperluas pasar ekspor dan memberikan nilai tambah bagi petani dan pelaku UMKM di Kepulauan Bangka Belitung.
Potensi lada putih Bangka Belitung untuk bersaing di pasar internasional semakin terbuka lebar, dan tugas bersama adalah memastikan kualitas, standar, dan ketertelusuran terjaga dengan baik, sehingga kepercayaan pasar terhadap lada Bangka semakin meningkat.


