BUMN Siap Lakukan IPO di Pasar Modal Indonesia
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa banyak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang layak untuk melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan-perusahaan seperti PT Pegadaian, PT Pupuk Indonesia, PT Pelabuhan Indonesia, hingga PT Angkasa Pura Indonesia, memiliki potensi besar untuk melangsungkan IPO di pasar modal Indonesia.
Langkah Strategis dalam Transformasi BUMN
Dony menjelaskan bahwa rencana IPO perusahaan-perusahaan BUMN tersebut sudah termasuk dalam peta jalan atau roadmap transformasi BUMN untuk lima tahun ke depan. Langkah-langkah transformasi ini mencakup pengembangan visi-misi, konsolidasi dan restrukturisasi BUMN, people development, pengembangan inovasi teknologi dan Artificial Intelligence (AI), serta value creation.
Menurut Dony, langkah IPO perusahaan-perusahaan BUMN bukan hanya sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga untuk mendalami pasar modal Indonesia dengan semakin bertambahnya perusahaan terdaftar di BEI. Dengan semakin banyaknya perusahaan BUMN yang melakukan IPO, diharapkan capital market Indonesia semakin berkembang.
Dony juga menekankan pentingnya peningkatan laba perusahaan sebagai target pertumbuhan dalam lima tahun ke depan. Melalui IPO, perusahaan-perusahaan BUMN dapat memiliki akses ke sumber pendanaan yang lebih luas untuk mencapai target pertumbuhan laba tersebut.
Dalam diskusi dengan Kementerian Keuangan, Dony menegaskan bahwa IPO perusahaan-perusahaan BUMN akan menjadi salah satu strategi untuk menggerakkan perekonomian nasional dan mendukung visi pemerintah dalam mengembangkan sektor bisnis di Indonesia.


