OJK Gelar Risk and Governance Summit 2026 untuk Penguatan Tata Kelola di Sektor Keuangan
Jakarta (ANTARA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa perhelatan Risk and Governance Summit (RGS) 2026 bakal menjadi ajang penguatan tata kelola di industri jasa keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 14 Juli 2026.
Penguatan Tata Kelola dalam RGS 2026
Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, menjelaskan bahwa RGS 2026 akan menjadi forum bagi regulator, industri, asosiasi profesi, dan pemangku kepentingan untuk membahas perkembangan terkini di bidang governance, risk, and compliance (GRC). Tema utama yang diusung adalah “Future-Ready Governance for Sustainable Growth and National Prosperity” yang menyoroti transparansi dan etika sebagai pilar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
RGS akan terbagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama akan membahas “Strategic Transparency: Redefining Trust and Long-Term Organizational Value” yang fokus pada transparansi strategis, tata kelola risiko, akuntabilitas, dan peran audit internal. Sementara sesi kedua akan membahas “Ethics in Action: Building a Values-Driven Culture for Sustainable Performance” yang menekankan tata kelola berbasis etika dan pembangunan budaya organisasi.
Antisipasi Masukan dari Peserta
Sophia juga menjelaskan bahwa OJK berencana untuk mengumpulkan pandangan dari para peserta melalui survei atau kuesioner. Masukan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat aspek-aspek tata kelola yang masih perlu perhatian, baik dari sisi regulasi maupun implementasi. Seluruh masukan tersebut akan dikompilasi dan disampaikan kepada jajaran OJK serta asosiasi terkait dalam sektor keuangan.
RGS 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Road to RGS yang dilaksanakan sepanjang tahun, termasuk forum pendukung fungsi GRC, kelas anti-fraud, pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme (APU-PPT), risiko siber, kegiatan di kampus, dan kompetisi karya inovasi.
Dengan agenda yang terstruktur dan melibatkan berbagai pihak terkait, diharapkan RGS 2026 dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkuat tata kelola di sektor jasa keuangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.


