Bank Jago Luncurkan Fitur “Rapor Kredit” untuk Memudahkan Nasabah Pantau Riwayat Kredit
Jakarta (ANTARA) – PT Bank Jago Tbk menghadirkan fitur terbaru bernama “Rapor Kredit” untuk membantu nasabah memahami profil dan riwayat kredit secara lebih mudah melalui aplikasi, sebagai bagian dari upaya membangun kesehatan finansial.
Head of Sustainability & Digital Lending Bank Jago, Andy Djiwandono, menyatakan bahwa kehadiran fitur ini bertujuan untuk membantu nasabah memahami informasi terkait kredit dengan lebih mendalam. “Ambisi kami ingin sampai ke financial health. Literasi sudah pasti bagian step pertamanya, kita membantu konsumen di Indonesia bisa memahami mengenai financial health,” ujar Andy Djiwandono.
Fitur “Rapor Kredit” Menyajikan Informasi Penting
Fitur “Rapor Kredit” memungkinkan debitur untuk melihat riwayat kredit yang bersumber dari Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK langsung melalui aplikasi. Terdapat lima informasi utama yang disajikan, di antaranya status kolektibilitas (KOL), fasilitas pinjaman aktif dan sudah dihapus buku, institusi keuangan pemberi pinjaman, total saldo pinjaman, serta panduan edukatif.
Informasi yang disajikan oleh fitur ini dapat membantu nasabah memahami profil kredit dan portofolio pinjamannya secara lebih menyeluruh. Dengan demikian, nasabah dapat membuat keputusan pinjaman berdasarkan informasi yang lebih lengkap dan sesuai dengan kebutuhannya.
Implementasi Konsep Responsible Lending
Andy menambahkan bahwa fitur “Rapor Kredit” merupakan implementasi dari konsep responsible lending atau pembiayaan yang bertanggung jawab yang dikembangkan oleh Bank Jago. Konsep ini menekankan tanggung jawab bersama antara pemberi pinjaman dan debitur dalam membangun kebiasaan meminjam yang sehat, dengan berlandaskan pada empat pilar yaitu transparansi, keterjangkauan, fleksibilitas, dan kesehatan finansial.
Bank Jago melihat pentingnya pemahaman masyarakat mengenai kredit dan kemampuan mengelola utang di tengah mudahnya akses terhadap pembiayaan. Oleh karena itu, fitur “Rapor Kredit” diharapkan dapat membantu dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia.
Hingga akhir kuartal I 2026, Bank Jago telah berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp25,2 triliun, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) gross sebesar 0,8 persen. Total dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp26,4 triliun, dengan komposisi dana murah (CASA) sebesar 53 persen. Jumlah nasabah yang dilayani Bank Jago mencapai 19,4 juta nasabah, termasuk 15,2 juta nasabah pengguna aplikasi Jago.


