Thursday, October 8, 2026
HomeBisnisMembangun Swasembada Pangan melalui Kolaborasi

Membangun Swasembada Pangan melalui Kolaborasi

Membangun Swasembada Pangan Melalui Kolaborasi

Jakarta – Ketahanan suatu bangsa tidak hanya tergantung pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kemampuannya untuk menyediakan pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau bagi seluruh warganya. Swasembada pangan bukan hanya soal produksi beras atau hasil pertanian semata, tetapi lebih pada bagaimana negara membangun sistem yang menjaga keberlanjutan hidup masyarakat dalam jangka panjang.

PENAS XVII Tahun 2026: Ruang Kolaborasi Pangan Nasional

Pekan Nasional Petani Nelayan ke XVII yang digelar di kawasan Limboto, Gorontalo, beberapa waktu lalu, tidak sekadar menjadi ajang pertemuan bagi para pelaku sektor pangan dari seluruh Indonesia. Lebih dari itu, forum ini menjadi wadah bagi pertukaran pengalaman, gagasan, inovasi, dan harapan untuk memperkuat masa depan ketahanan pangan nasional.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal, menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan. Dukungan tersebut tidak hanya terfokus pada pengelolaan stok dan distribusi pangan, tetapi juga pada peningkatan peran di rantai pasok hulu dengan memastikan hasil panen petani terserap sesuai kebijakan pemerintah.

Tantangan Kompleks: Kolaborasi Sebagai Kunci

Keberhasilan swasembada pangan bukanlah tanggung jawab satu institusi atau program pemerintah saja. Dalam menghadapi tantangan kompleks seperti perubahan iklim, dinamika ekonomi global, perubahan pola konsumsi, dan regenerasi petani, diperlukan pendekatan yang holistik, terintegrasi, dan melibatkan semua pihak terkait.

Oleh karena itu, kolaborasi antar berbagai sektor, lembaga, dan pihak terkait menjadi kunci utama dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan. Melalui upaya bersama, diharapkan swasembada pangan Indonesia dapat tercapai sehingga setiap warga negara dapat menikmati pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler