Friday, October 16, 2026
HomeFinansialKurs Rupiah Diprediksi Bergerak Menguat Hari Ini

Kurs Rupiah Diprediksi Bergerak Menguat Hari Ini

Analisis Bank Woori Saudara: Kurs Rupiah Diprediksi Menguat Berkat Pernyataan Dovish dari Gubernur The Fed

Kurs Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan Senin

Menurut analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, kurs rupiah terhadap dolar AS diperkirakan akan menguat pada perdagangan Senin ini. Hal ini didorong oleh pernyataan dovish dari Gubernur Federal Reserve (The Fed), Kevin Warsh. Rully Nova menyebutkan bahwa rupiah berpotensi menguat di kisaran Rp17.920-Rp17.970. Penguatan ini dipengaruhi oleh melemahnya indeks dolar global setelah pernyataan dovish dari Gubernur The Fed yang mengarah pada ekspektasi pasar terkait pembatalan kenaikan suku bunga tahun ini serta turunnya harga minyak.

Namun, pada pembukaan perdagangan Senin pagi, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sempat melemah 29 poin atau 0,16 persen menjadi Rp17.992 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.963 per dolar AS.

Pengaruh Data Nonfarm Payroll AS dan Kondisi Geopolitik Terhadap Kenaikan Suku Bunga

Pasar sebelumnya memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada bulan Oktober mencapai 82 persen. Namun, setelah rilis data Nonfarm Payroll Amerika Serikat (AS) untuk bulan Juni yang tercatat lebih rendah dari perkiraan pasar, probabilitas kenaikan suku bunga pada bulan September turun dari 67 persen menjadi 63 persen. Hal ini didukung oleh optimisme terhadap perkembangan geopolitik.

Rully Nova juga menyatakan bahwa Gubernur The Fed lebih berhati-hati (dovish) mengenai kondisi inflasi AS ke depan. Hal ini disebabkan oleh dampak kenaikan harga minyak di semester pertama dan pengaruhnya terhadap inflasi di semester kedua. Meskipun demikian, kondisi data tenaga kerja yang lebih mengkhawatirkan di mata The Fed dapat berdampak lebih dalam terhadap perekonomian AS.

Faktor-faktor Domestik yang Mempengaruhi Penguatan Rupiah

Rully Nova menekankan bahwa faktor-faktor domestik juga turut memengaruhi penguatan rupiah, seperti data ekonomi terkait ruang fiskal, defisit neraca perdagangan, dan cadangan devisa.

Demikianlah perkiraan dari analis Bank Woori Saudara terkait pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Senin yang didorong oleh sejumlah faktor baik global maupun domestik.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler