Menteri Koperasi Dorong Integrasi Kelompok Sadar Wisata Melalui Koperasi
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menekankan pentingnya integrasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui koperasi untuk meningkatkan sektor pariwisata di tanah air. Dengan langkah tersebut, diharapkan pengelola desa wisata dapat lebih mudah mendapatkan pembiayaan dan dukungan usaha yang diperlukan.
Badan Usaha Formal untuk Pengelola Pariwisata
Dalam pernyataannya, Ferry menjelaskan bahwa dengan membentuk badan usaha formal berupa koperasi, kegiatan pariwisata yang selama ini dikelola secara informal melalui Pokdarwis dapat lebih terstruktur, akuntabel, dan berdaya saing. Hal ini kemudian akan membuka akses lebih luas terhadap pembiayaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan usaha, serta fasilitasi dari pemerintah.
Melalui program Integrasi dan Transformasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui koperasi yang diluncurkan di Belitung, diharapkan kegiatan pariwisata di desa-desa wisata dapat lebih berkembang secara berkelanjutan. Program ini juga dijadikan langkah awal untuk mendorong koperasi di sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan
Selain itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana juga menekankan pentingnya integrasi antara Pokdarwis dengan koperasi. Program ini akan diterapkan di delapan desa wisata sebagai proyek percontohan, termasuk di Kabupaten Belitung. Dengan adanya koperasi, diharapkan masyarakat dapat memperkuat peran dalam mengelola potensi wisata di desa dan meningkatkan pendapatan secara keseluruhan.
Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat juga memberikan dukungan terhadap pengembangan koperasi di sektor pariwisata. Ia berharap dengan penguatan kelembagaan koperasi, kepercayaan investor terhadap potensi pariwisata di Belitung akan semakin meningkat.


