Saturday, July 18, 2026
HomeBursaKSEI dan Pegadaian Siap Luncurkan ETF Emas Semester II 2026

KSEI dan Pegadaian Siap Luncurkan ETF Emas Semester II 2026

Berkolaborasi dalam Penerapan EGR dan ETF Emas di Indonesia

Jakarta – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Pegadaian telah menandatangani perjanjian kerja sama yang mencakup penerapan electronic gold receipt (EGR) dan exchange traded fund (ETF) emas pada paruh kedua tahun 2026 di pasar modal Indonesia. Langkah kolaboratif ini juga menandakan keikutsertaan Pegadaian sebagai pemegang rekening resmi di KSEI.

Menyambut Inovasi dan Perluasan Pilihan Investasi

Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, menyatakan bahwa kehadiran Pegadaian sebagai pemegang rekening KSEI merupakan langkah terkait dengan pengembangan EGR dan ETF emas untuk memperluas pilihan produk investasi di pasar modal Indonesia. Infrastruktur yang dimiliki KSEI diharapkan dapat memfasilitasi investasi emas dengan lebih transparan dan teradministrasi dengan baik.

Kerja sama ini juga menjadikan ETF emas sebagai inovasi investasi terbaru di Indonesia untuk memperkuat ekosistem bullion bank di tanah air, sebagaimana yang berkembang di berbagai bursa global, termasuk di Amerika Serikat sebagai pemimpin terbesar dalam kepemilikan ETF emas di dunia.

Sinergi Strategis Menuju Pasar Modal Global

Melalui kehadiran ETF emas di Indonesia, investor kini memiliki alternatif investasi yang lebih mudah, aman, dan transparan melalui mekanisme perdagangan di bursa efek. Dengan bergabungnya Pegadaian sebagai pemegang rekening KSEI, terbentuklah infrastruktur yang kokoh bagi ekosistem bullion Indonesia untuk bersinggungan dengan pasar modal global.

Pegadaian berkomitmen sebagai penyedia dan penyimpan emas terpercaya, menjamin transparansi penuh bagi investor terkait kepemilikan emas digital yang didukung secara fisik.

Keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menyetujui Pegadaian sebagai pemegang rekening KSEI menjadi tonggak penting di pasar modal Indonesia, terutama terkait infrastruktur penyimpanan dan penyelesaian untuk efek EGR yang mendasari ETF emas sebagai produk investasi. Pada tahun 2026, jumlah total pemegang rekening KSEI telah mencapai 124, menunjukkan pertumbuhan yang positif dalam pasar modal Indonesia.

Optimalkan Peran di Pasar Modal

Dengan statusnya sebagai pemegang rekening KSEI, Pegadaian memiliki peluang yang besar untuk mengoptimalkan perannya di pasar modal Indonesia melalui aktivitas pinjam meminjam efek. Hal ini diharapkan tidak hanya mendukung perkembangan ETF emas, tetapi juga meningkatkan likuiditas, efisiensi transaksi, dan pendalaman pasar modal di Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler