Saturday, July 18, 2026
HomeBursaIHSG Menguat Mengikuti Asia Berkat Optimisme Kesepakatan Damai AS-Iran

IHSG Menguat Mengikuti Asia Berkat Optimisme Kesepakatan Damai AS-Iran

IHSG Ditutup Menguat Dipicu Optimisme Kesepakatan Damai AS-Iran

Pada Jumat sore, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat, didorong oleh optimisme pelaku pasar terkait kemungkinan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran. IHSG ditutup naik 121,63 poin atau 2,07 persen ke posisi 6.007,66. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 naik 10,61 poin atau 1,81 persen ke posisi 597,45.

Faktor Penyebab Penguatan IHSG

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menyatakan bahwa faktor eksternal positif seperti ekspektasi kesepakatan damai antara AS dan Iran serta penurunan harga minyak mentah di bawah 90 dolar AS per barel turut mendorong penguatan IHSG. Di sisi lain, dari dalam negeri, ada beberapa sentimen positif seperti rencana efisiensi anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penurunan target pembangunan koperasi desa Merah Putih sebesar 50 persen.

Pekan depan, pelaku pasar akan menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan akan menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen. Dengan demikian, IHSG memiliki potensi untuk bergerak di kisaran support 5.900-6.000 dan resistance 6.150-6.220.

Dampak di Bursa Saham Regional Asia

Berdasarkan data dari Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor mengalami kenaikan, dipimpin oleh sektor barang baku yang naik 4,19 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor industri yang masing-masing naik sebesar 5,03 persen dan 4,17 persen. Namun, sektor kesehatan mengalami penurunan sebesar 2,28 persen.

Saham yang mengalami kenaikan harga terbesar antara lain KIOS, APSR, PART, BUKM, dan RLCO, sedangkan saham-saham seperti PSAB, BABY, LCKM, MPRO, dan RISE mengalami pelemahan harga signifikan.

Frekuensi perdagangan saham mencapai 2.401.960 kali transaksi dengan total saham yang diperdagangkan mencapai 37,47 miliar lembar senilai Rp21,68 triliun. Terdapat 615 saham yang naik, 108 saham yang turun, dan 93 saham yang stagnan.

Di pasar saham regional Asia, indeks Nikkei menguat 2,87 persen, indeks Shanghai melemah 1,12 persen, indeks Hang Seng menguat 1,93 persen, dan indeks Strait Times menguat 0,76 persen.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler