Jakarta (ANTARA) – Realisasi belanja negara hingga Mei 2026 mencapai Rp1.365,4 triliun, atau 35,5 persen dari target APBN 2026 sebesar Rp3.842,7 triliun. Angka tersebut mengalami pertumbuhan 34,4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Mencapai Target APBN 2026
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa belanja negara terus tumbuh sesuai target. Penyerapan anggaran mencapai Rp1.365,4 triliun, menunjukkan progres positif dalam pelaksanaan APBN 2026.
Realisasi Belanja Negara
Dari total belanja negara, sebanyak Rp1.059,3 triliun merupakan belanja pemerintah pusat, mencakup belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp517,7 triliun. Pertumbuhan belanja pemerintah pusat mencapai 52,6 persen secara tahunan, didorong oleh berbagai program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), penyaluran bantuan sosial, dan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR).
Sementara, belanja non-K/L mencapai Rp541,6 triliun, yang dipengaruhi oleh pembayaran manfaat pensiun, subsidi, serta kompensasi BBM dan listrik. Di sisi lain, belanja transfer ke daerah (TKD) mengalami kontraksi 4,9 persen menjadi Rp306,1 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dengan demikian, realisasi belanja negara hingga bulan Mei 2026 mencerminkan komitmen pemerintah dalam mempercepat penyerapan anggaran untuk mendukung program-program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Berita ini disiarkan oleh ANTARA, sumber dapat dilihat di sini.


