Wednesday, August 19, 2026
HomeFinansialPurbaya Sebut Rupiah Tembus Rp18 Ribu: Dampaknya pada Pembayaran Utang

Purbaya Sebut Rupiah Tembus Rp18 Ribu: Dampaknya pada Pembayaran Utang

Pemerintah Indonesia memastikan bahwa meskipun nilai tukar rupiah telah melewati level Rp18.000, hal ini tidak akan mengganggu kemampuan mereka untuk membayar utang. Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, kupon surat utang pemerintah bersifat tetap, sehingga fluktuasi nilai tukar tidak terlalu berdampak besar.

Pengaruh Pelemahan Rupiah Terhadap Utang Pemerintah

Meskipun demikian, Purbaya mengakui bahwa pelemahan nilai tukar rupiah dapat berdampak pada pembayaran bunga utang pemerintah yang berdenominasi valuta asing. Namun, dia menegaskan bahwa pergerakan rupiah saat ini masih dalam perhitungan pemerintah.

Nilai tukar rupiah yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp16.500 per dolar AS. Ketika harga bahan bakar minyak naik akibat ketegangan geopolitik, pemerintah telah melakukan simulasi terhadap nilai tukar rupiah.

Purbaya menyebut bahwa fundamental rupiah sebenarnya berada di bawah level Rp18.000 per dolar AS yang terjadi saat ini. Menurutnya, rupiah sebenarnya lebih kuat daripada yang terlihat sekarang.

Intervensi Bank Indonesia

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) terus melakukan intervensi di pasar valas dengan intensitas yang lebih tinggi untuk menahan pelemahan rupiah. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menjelaskan bahwa bank sentral juga memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market untuk menarik aliran modal masuk ke dalam instrumen aset domestik.

BI akan terus melakukan intervensi melalui berbagai transaksi di pasar valas, termasuk melalui pembelian SBN di pasar sekunder. Langkah-langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan menanggulangi pelemahan yang terus berlanjut hingga mencapai level Rp18.000-an per dolar AS.

Dengan langkah-langkah yang telah diambil oleh pemerintah dan Bank Indonesia, diharapkan bahwa nilai tukar rupiah dapat tetap stabil dan tidak mengganggu perekonomian nasional.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler