IHSG Berpotensi Bergerak Volatil Terpengaruh Harga Minyak dan Suku Bunga Tinggi
Pasar saham Indonesia diprediksi akan mengalami volatilitas dalam jangka pendek akibat imbas dari harga minyak global yang tinggi dan suku bunga global yang tetap tinggi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu membuka perdagangan dengan menguat 11,67 poin atau 0,19 persen ke posisi 6.207,10. Namun, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 sedikit turun 0,25 poin atau 0,04 persen ke posisi 619,02.
Sentimen Positif dari Luar Negeri dan Risiko Terkait Harga Minyak
Dari sisi internasional, pasar saham Amerika Serikat mencatat rekor tertinggi didorong oleh optimisme terhadap perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan sektor semikonduktor. Meskipun demikian, ketegangan geopolitik antara AS dan Iran meningkat, menimbulkan kekhawatiran terhadap pasokan energi global karena ancaman Iran untuk memblokir Selat Hormuz. Kondisi ini berpotensi membuat harga minyak dunia kembali naik mendekati 100 dolar AS per barel, yang dapat memicu tekanan inflasi global.
Perkembangan Ekonomi Domestik yang Cenderung Membaik
Di sisi domestik, PMI manufaktur Indonesia kembali memasuki zona ekspansi pada Mei 2026, menunjukkan perbaikan aktivitas ekonomi dalam negeri setelah sebelumnya mengalami kontraksi. Meskipun demikian, investor asing masih mencatatkan net sell senilai Rp1,39 triliun, mengindikasikan bahwa kepercayaan investor global terhadap pasar domestik belum pulih sepenuhnya. Selain itu, surplus neraca perdagangan Indonesia menurun tajam menjadi hanya 90 juta dolar AS akibat lonjakan impor, sementara inflasi Mei 2026 meningkat mencapai 3,08 persen year on year (yoy) karena kenaikan biaya transportasi dan energi.
Dari sektor perbankan, tingginya undisbursed loan menunjukkan likuiditas yang kuat namun permintaan kredit produktif belum sepenuhnya pulih. Sementara itu, bursa saham Eropa dan AS mengalami kenaikan pada perdagangan sebelumnya, menjadikan IHSG rawan terhadap pengaruh pasar global yang cenderung positif namun juga dengan risiko yang perlu diwaspadai.


