Monday, May 11, 2026
HomeBursaPrediksi Samuel Sekuritas: IHSG Mencapai 7.500 dengan Tekanan Harga Minyak

Prediksi Samuel Sekuritas: IHSG Mencapai 7.500 dengan Tekanan Harga Minyak

PT Samuel Sekuritas Indonesia Proyeksikan IHSG di Level 7.500 pada 2026

PT Samuel Sekuritas Indonesia memproyeksikan bahwa dalam base scenario, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berada di level 7.500 pada tahun 2026. Proyeksi ini didasarkan pada sentimen tingginya harga minyak mentah dan tekanan nilai tukar (kurs) rupiah. Head of Research Samuel Sekuritas, Prasetya Gunadi, menjelaskan bahwa IHSG mencerminkan proyeksi earnings growth sebesar 2 persen pada tahun ini, dengan fair price to earnings ratio (P/E) multiple di level 12,3 kali dan earnings per share (EPS) di level 606,7.

Skenario Bearish dan Optimis IHSG Menurut Samuel Sekuritas

Menyikapi skenario bearish, IHSG diproyeksikan berada di level 6.300. Hal ini mencerminkan earnings growth minus 3 persen dan fair P/E multiple di level 10,9 kali, serta EPS di level 577. Sedangkan untuk skenario optimis, IHSG diprediksi akan menyentuh level 8.000. Proyeksi ini mencerminkan earnings growth sebesar 5 persen, fair P/E multiple di level 12,9 kali, serta EPS di level 624,6.

Peran Aspek Makro Domestik dalam Proyeksi IHSG

Prasetya menjelaskan bahwa aspek makro domestik, terutama pergerakan nilai tukar rupiah, menjadi faktor utama yang mendasari asumsi dasar proyeksi IHSG. Adapun skenario dasar tersebut berdasarkan asumsi rupiah berada di level Rp17.500 per dolar AS, sementara skenario terlemah diasumsikan rupiah melemah ke level Rp18.000 dolar AS. Untuk bullish scenario, nilai tukar rupiah diharapkan dapat menguat ke level di bawah Rp17.000 per dolar AS.

“Begitu USD/IDR-nya lebih dari Rp18.000 (per dolar AS), ini pasti berpengaruh juga ke sektor consumer staples. Dari banks juga pasti terdampak di asset quality. Selain itu, kita juga melihat dari harga minyak. Karena kalau minus 3 persen ini kita asumsi harga minyak sudah lebih dari 120 dolar AS per barel,” jelas Prasetya.

Pada penutupan perdagangan sesi Kamis, IHSG menguat 81,85 poin atau 1,15 persen ke posisi 7.174,32. Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 11,03 poin atau 1,62 persen ke posisi 693,79. Frekuensi perdagangan saham mencapai 2.675.918 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 42,37 miliar lembar saham senilai Rp23,19 triliun. Dari total 361 saham naik, 295 saham turun, dan 160 tidak bergerak.

Source link: ANTARA News

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler